Sejarah panjang bangsa bukan sekadar catatan kejadian masa lampau yang dikenang lewat buku-buku pelajaran. Banyak momen penting dalam sejarah yang membawa perubahan besar dan patut dikenang serta diteladani hingga saat ini, salah satunya tentu saja hari pahlawan. Kejadian besar yang diperingati tanggal 10 November setiap tahun tersebut menggambarkan perjuangan pemuda-pemudi tanah air dalam meraih kemerdekaan.
Pengertian dan Sejarah Hari Pahlawan
Penetapan tanggal 10 November sebagai hari pahlawan berawal dari pertempuran pasukan Indonesia melawan pasukan Inggris yang berlangsung sejak 27 Oktober hingga 20 November 1945. Kala itu, kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II memotivasi Inggris kembali ke Indonesia di bawah komando Brigadir Jenderal Aubertin Walter Sothern (AWS) Mallaby.
Pasukan Inggris (yang juga disebut pasukan sekutu) datang ke tanah air untuk melucuti senjata tentara Jepang, membebaskan orang-orang Eropa yang berstatus tahanan, dan menyingkirkan segala bentuk kekuasaan Jepang di tanah air. Tugas tersebut dijalankan atas perintah Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI). Namun, diduga kuat kalau kedatangan pasukan sekutu dibarengi Netherlands Indies Civil Administration (NICA) yang bertujuan memulihkan kekuasaan kolonial Belanda.
Para tahanan Belanda mulai menduduki Pelabuhan Tanjung Perak, Kantor Pos Besar, dan sejumlah tempat penting lainnya di Surabaya sesaat setelah dibebaskan Inggris. Kondisi tersebut memicu amarah masyarakat karena dianggap melecehkan kemerdekaan Indonesia. Tepat 2 hari setelah komando Mallaby memimpin pergerakan pasukan sekutu di Surabaya, bentrok senjata mulai terjadi.
Konflik dimulai sejak pihak sekutu menyebarkan pamflet berdasarkan perintah atasan Mallaby, Mayor Jenderal Douglas Cyril Hawthorn, yang berisi ultimatum kepada semua pejuang RI untuk menyerahkan senjata dalam waktu 48 jam. Ketika anak buah Mallaby sangat kewalahan menghadapi amarah rakyat, pemimpin AFNEI meminta Soekarno-Hatta selaku Presiden dan Wakil Presiden RI memerintahkan gencatan senjata.
Gencatan senjata yang dilakukan sambil pawai mobil bersama justru membuat mobil yang ditumpangi Mallaby hancur akibat ledakan granat hingga dirinya tewas seketika di sekitar Gedung Internatio. Kematian Mallaby membuat AFNEI marah lalu memutuskan menambahkan pasukan sekutu hingga mencapai 30 ribu orang. Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh selaku pengganti Mallaby merilis ultimatum tanggal 9 November 1945 yang berisi ancaman pembombardiran Surabaya bila pejuang RI tidak menyerah pada pasukan sekutu hingga 10 November 1945.
Ancaman itu tidak membuat pejuang RI gentar, melainkan semakin bersemangat memukul mundur pasukan sekutu. Semangat tersebut juga dikobarkan Pimpinan Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia (BPRI), Bung Tomo, yang melakukan orasi dengan slogan terkenal, “Merdeka atau Mati”.
Persenjataan lengkap membuat pasukan sekutu menang secara militer dalam pertempuran Surabaya. Namun, pihak Indonesia memperoleh kemenangan secara moral karena dunia internasional mengakui tekad kuatnya untuk meraih kemerdekaan. Banyak nilai luhur yang patut dicontoh dari pejuang tanah air dalam aksi bersejarah tersebut, seperti perjuangan, persatuan, semangat pantang menyerah, dan idealisme yang berpegang teguh pada kebenaran. Satu tahun berselang sejak kejadian heroik tersebut, pemerintah RI menetapkan tanggal 10 November setiap tahun diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional.
Cara Memperingati Hari Pahlawan di Era Modern
Di zaman modern seperti saat ini, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memperingati hari pahlawan dengan cara yang bermanfaat, antara lain:
-
Upacara Bendera, Ziarah ke Makam Pahlawan, dan Tabur Bunga
Salah satu cara paling mudah untuk memperingati Hari Pahlawan adalah dengan mengikuti upacara bendera, berziarah ke makam pahlawan, dan melakukan tabur bunga. Hal sederhana ini memiliki makna besar karena merupakan bentuk penghormatan langsung kepada pahlawan yang gugur dalam membela negara. Jasa-jasa pahlawan wajib dikenang dan peninggalan bersejarah dari pertempuran wajib dirawat sepenuh hati sebagai bagian penting dari sejarah bangsa.
-
Berkunjung ke Museum
Salah satu cara mencintai negeri adalah dengan mengenal dan memahami sejarahnya. Oleh karena itu, berkunjung ke museum pada momen Hari Pahlawan merupakan aksi konkret untuk menghargai perjuangan para pendahulu kita. Kegiatan ini dapat dilakukan bersama komunitas, kemudian dilanjutkan dengan diskusi terbuka untuk membahas nilai-nilai sejarah dan saling berbagi wawasan kebangsaan.
-
Aksi Bakti Sosial
Tindakan nyata lainnya yang dapat dilakukan untuk memperingati Hari Pahlawan adalah mengadakan bakti sosial. Kegiatan ini biasanya mencakup pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, donor darah, serta berbagi rezeki berupa sembako. Bakti sosial merupakan contoh sikap kepahlawanan modern yang sangat bermanfaat karena dapat membantu sesama yang membutuhkan.
-
Menonton Film Bertema Kepahlawanan atau Perjuangan Bangsa
Jika memiliki banyak waktu senggang pada momen Hari Pahlawan, kamu dapat menyisihkannya untuk menonton film bertema kepahlawanan atau perjuangan bangsa. Aktivitas ini menjadi salah satu cara yang menyenangkan untuk mempelajari sejarah melalui konten audiovisual. Namun, jangan lupa menelusuri kebenaran di balik alur film yang ditonton karena sering kali adegan atau ceritanya telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
Contoh Ucapan Hari Pahlawan yang Penuh Semangat dan Inspiratif
Jika kamu ingin memperingati hari pahlawan dengan mengirim pesan teks untuk orang-orang terdekat, beberapa ucapan hari pahlawan ini bisa jadi rekomendasi yang tepat untukmu:
- Kita adalah generasi yang mewariskan keberanian para pejuang. Maka berjuanglah di bidang kita masing-masing dan menjadi versi terbaik diri sendiri. Selamat Hari Pahlawan!
- Selamat Hari Pahlawan! Jasanya abadi, semangatnya menginspirasi, dan peninggalannya bagi negeri sangat bermanfaat untuk mendukung jalan perjuangan kita saat ini.
- Dulu, para pahlawan berjuang melawan penjajah. Kini, kita berjuang melawan perpecahan. Mari bersatu demi Indonesia. Selamat Hari Pahlawan!
- Selamat Memperingati Hari Pahlawan! Mari mengisi kemerdekaan yang telah berhasil diperjuangkan para pahlawan dengan melakukan banyak hal baik demi kemajuan negeri.
Baca Juga: Kata-Kata Kemerdekaan 2026 dan Info Promo Kemerdekaan
Kontribusi kita dalam membangun negeri adalah bentuk perjuangan lanjutan untuk meneruskan kemerdekaan yang diwariskan pahlawan pendahulu kita. Selamat Hari Pahlawan!
Apakah kamu tertarik berlibur ke Surabaya dan sekitarnya untuk melihat peninggalan bersejarah dari dekat pada momen hari pahlawan?
Jika iya, maka kamu patut menyiapkan perencanaan matang mulai sekarang. Tak perlu resah dengan urusan penginapan karena ada jaringan Hotel Santika yang siap memfasilitasi perjalananmu. Booking kamar dengan mudah melalui aplikasi atau website MySantika untuk dapatkan penawaran harga terbaik. Dapatkan pengalaman liburan menyenangkan sarat makna dengan dukungan jaringan Santika Indonesia Hotels & Resorts ke mana pun kamu pergi.
