Makanan Khas Banten yang Wajib Dicoba

Santika Indonesia
Sel, 15 Sep 2026
6 minutes read
Share this article:
makanan khas banten
makanan khas banten

Tidak hanya menawarkan pantai dan wisata alam yang indah, Banten juga memiliki kekayaan kuliner yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakatnya. Beragam makanan khas Banten hadir dengan cita rasa gurih, pedas, manis, serta aroma rempah yang kuat.

Setelah mencicipi makanan khas Banten, kamu juga bisa melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi berbagai destinasi, mulai dari kawasan bersejarah Banten Lama hingga perkampungan masyarakat Baduy. Untuk membuat liburan semakin berkesan, simak rekomendasi kuliner sekaligus tempat wisata yang wajib masuk itinerary berikut ini!

Makanan Khas Banten yang Wajib Dicoba

Banten memiliki beragam kuliner tradisional dengan karakter rasa dan cara pengolahan yang unik. Berikut beberapa makanan yang patut dicoba saat berkunjung ke Banten:

1. Sate Bandeng

Sate bandeng merupakan kuliner khas Banten yang telah dikenal sejak masa Kesultanan Banten pada abad ke-16. Berbeda dari sate pada umumnya, hidangan ini menggunakan ikan bandeng yang dagingnya dikeluarkan dari kulit, kemudian diolah bersama bumbu sebelum dimasukkan kembali ke dalam kulit dan dibakar.

Proses tersebut membuat sate bandeng lebih mudah disantap karena durinya telah dipisahkan. Hidangan ini juga kerap dijadikan oleh-oleh karena dapat bertahan selama perjalanan jika dikemas dengan baik.

2. Rabeg

Rabeg merupakan hidangan berbahan daging atau jeroan kambing yang dimasak menggunakan berbagai rempah. Cita rasanya cenderung gurih, manis, dan kaya aroma, dengan penggunaan rempah seperti jahe, lada, pala, kayu manis, serta bunga lawang.

Kuliner ini memiliki hubungan erat dengan sejarah Kesultanan Banten dan disebut sebagai salah satu hidangan yang dahulu menjadi sajian kesukaan Sultan Maulana Hasanuddin.

3. Angeun Lada

Angeun lada atau sayur lada merupakan hidangan berkuah dengan rasa pedas dan aroma khas daun walang. Makanan khas Banten ini biasanya menggunakan daging atau jeroan kerbau maupun sapi yang dimasak bersama berbagai rempah.

Angeun lada banyak dikenal di wilayah Banten selatan, termasuk Pandeglang dan Lebak. Secara tradisional, hidangan ini juga kerap disajikan dalam momen tertentu, seperti Lebaran.

4. Nasi Bakar Sumsum

Nasi bakar sumsum menawarkan perpaduan nasi berbumbu dengan sumsum tulang kerbau. Nasi biasanya dibungkus menggunakan daun pisang kemudian dibakar sehingga menghasilkan aroma yang khas.

Tekstur sumsum yang lembut dan gurih membuat hidangan ini cocok bagi kamu yang ingin mencoba kuliner tradisional dengan karakter rasa yang berbeda.

5. Ketan Bintul

Ketan bintul merupakan kudapan tradisional yang telah lama dikenal dalam budaya kuliner Banten. Ketan putih bertekstur kenyal disajikan bersama serundeng kelapa berbumbu gurih dan aromatik.

Kuliner ini juga memiliki nilai sejarah karena dikenal sejak masa Kesultanan Banten dan dahulu menjadi salah satu hidangan yang disukai kalangan istana.

6. Kue Jojorong

Jika menyukai makanan manis, jangan lewatkan kue jojorong atau jorong-jorong. Kue tradisional ini dibuat dari campuran tepung dan santan, kemudian dikukus dalam wadah daun pisang berbentuk takir dengan gula merah di bagian bawahnya.

Saat disantap, tekstur lembut dan gurih dari adonan berpadu dengan rasa manis gula merah sehingga menghasilkan cita rasa yang khas.

7. Gipang

Gipang merupakan makanan khas Banten dengan tekstur renyah dan rasa manis. Kudapan ini sering disajikan sebagai teman minum teh atau kopi.

Bentuknya yang praktis membuat gipang mudah dibawa sebagai oleh-oleh atau bekal ketika melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata.

Baca Juga: 8 Daftar Makanan Khas Betawi Paling Legendaris

8. Leumeung

Leumeung merupakan makanan khas Banten yang dibuat dari beras ketan dan santan, kemudian dimasak menggunakan ruas bambu. Proses tersebut memberikan aroma khas yang menggugah selera.

Kuliner tradisional Banten ini dapat dinikmati dalam keadaan hangat maupun dibawa sebagai buah tangan.

9. Sayur Besan

Sayur besan merupakan makanan khas daerah Banten yang memiliki nilai budaya kuat, terutama di wilayah Tangerang. Hidangan ini secara tradisional berkaitan dengan acara pernikahan dan penyambutan keluarga besan.

Bahan yang digunakan cukup unik, seperti terubuk atau bunga tebu muda, kentang, bihun, dan petai. Semuanya kemudian dimasak dengan kuah santan yang memiliki cita rasa gurih dan sedikit pedas.

Wisata Kuliner Sekaligus Menjelajahi Destinasi Wisata Banten

Setelah mencicipi berbagai makanan khas Banten, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah. Beberapa di antaranya adalah:

1. Banten Lama

Kawasan Banten Lama atau Kota Kuno Banten wajib masuk itinerary jika ingin mengenal sejarah Banten sekaligus menikmati suasana kawasan yang sarat peninggalan masa lalu.

Kawasan bekas pusat Kesultanan Banten ini memiliki sejumlah peninggalan bersejarah, seperti Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, dan Benteng Speelwijk.

  • Alamat: Kawasan Banten Lama, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.

  • HTM: Gratis, tetapi beberapa objek atau aktivitas tertentu dapat memiliki tarif tersendiri.

2. Pantai Anyer

Pantai Anyer merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang populer di Banten. Hamparan pantai dan pemandangan Selat Sunda membuat kawasan ini cocok untuk bersantai, menikmati matahari terbenam, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga.

  • Alamat: Kawasan Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

  • HTM: Mulai dari Rp10.000.

3. Tanjung Lesung

Tanjung Lesung menawarkan suasana pantai yang relatif tenang dengan pasir putih, air laut yang jernih, serta berbagai aktivitas seperti snorkeling, diving, berselancar, dan naik perahu.

Kawasan wisata ini berada di Kabupaten Pandeglang dan memiliki luas sekitar 1.500 hektare. Pengalaman berwisata di sini juga dapat dilengkapi dengan mencicipi hasil laut segar serta kuliner Banten, seperti sate bandeng dan rabeg.

  • Alamat: Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

  • HTM: Mulai dari Rp25.000.

4. Taman Nasional Ujung Kulon

Bagi pencinta alam, jangan sampai melewatkan Taman Nasional Ujung Kulon. Kawasan konservasi ini merupakan salah satu Warisan Dunia UNESCO dan menjadi habitat penting bagi badak Jawa.

Selain hutan tropis, kamu juga dapat menemukan kawasan pantai, mangrove, pulau-pulau kecil, serta lokasi yang cocok untuk aktivitas snorkeling dan diving.

  • Alamat: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 51, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.

  • HTM: Mulai dari Rp5.000.

5. Perkampungan Suku Baduy

Perkampungan masyarakat Baduy dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin mengenal kehidupan masyarakat adat sekaligus melihat secara langsung tradisi dan kearifan lokal yang masih dipertahankan.

Karena merupakan wilayah masyarakat adat, penting untuk menghormati aturan setempat selama berkunjung, termasuk menjaga kebersihan dan mengikuti ketentuan yang berlaku.

  • Alamat: Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.

  • HTM: Berkisar Rp5.000 per orang untuk retribusi desa wisata atau kebersihan.

6. Pulau Umang

Pulau Umang cocok untuk menikmati liburan tropis dengan suasana yang lebih privat. Pulau kecil ini memiliki pantai berpasir putih dan air laut yang jernih serta dapat dijangkau menggunakan perahu cepat sekitar lima menit dari kawasan Sumur, Pandeglang.

Lokasinya juga relatif dekat dengan Taman Nasional Ujung Kulon sehingga perjalanan dapat dikombinasikan dengan kunjungan ke kawasan konservasi tersebut.

  • Alamat: Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

  • HTM: Mulai dari Rp100.000.

Baca Juga: 10 Makanan Khas Surabaya yang Wajib Dicoba Saat Liburan

Pilihan Akomodasi untuk Melengkapi Liburan di Banten

Setelah menyusun daftar makanan khas Banten dan destinasi yang ingin dijelajahi, lengkapi rencana liburan dengan memilih akomodasi yang nyaman untuk beristirahat. 

Jika perjalananmu berpusat di kawasan Tangerang Selatan dan BSD, Hotel Santika BSD City – Serpong dapat menjadi pilihan. Hotel ini berada di kawasan pusat bisnis BSD dan memiliki akses yang terhubung dengan TerasKota. 

Alternatif lainnya adalah Amaris Hotel Citra Raya - Tangerang yang beralamat di Blok KA01 No. 2, Jl. Citra Raya Utama Timur No. 2, Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Ada juga Amaris Hotel Serpong -Tangerang bagi kamu yang membutuhkan akomodasi di kawasan Serpong. Ketiga hotel tersebut dapat menjadi pilihan untuk menunjang kebutuhan perjalanan, baik untuk liburan maupun perjalanan bisnis.bagi kamu yang membutuhkan akomodasi di kawasan Serpong. Ketiga hotel tersebut dapat menjadi pilihan untuk menunjang kebutuhan perjalanan, baik untuk liburan maupun perjalanan bisnis. 

Yuk, lengkapi perjalanan kuliner di Banten dengan booking kamar melalui aplikasi MySantika atau website MySantika  

Share this article